3 Tips Tarik Tunai ketika Travelling ke Luar Negeri

kirim-uang
Kirim Uang

Pernahkah Anda membayangkan kehabisan uang tunai saat travelling ke luar negeri? Mengingat biaya hidup negara lain bisa saja lebih mahal bila dibandingkan dengan di Indonesia, terutama negara-negara yang mata uangnya jauh lebih kuat dibanding rupiah. Wajar saja jika traveller Indonesia sering kehabisan uang, padahal masih tersisa beberapa hari menginjakkan kaki di negara tersebut. Lalu, apa solusinya?  Kehabisan uang di negara asing bukan sesuatu yang harus dipersoalkan secara serius. Ada banyak cara yang bisa ditempuh untuk mendapatkan uang tunai salah satunya dengan cara tarik tunai. Agar transaksi saat berpergian ke negara asing tetap berlangsung dengan aman, simak beberapa tips berikut yang bisa dipraktikkan saat tarik tunai

Cari ATM yang Bekerja Sama dengan Bank Indonesia

Perlu diketahui, Bank Indonesia (BI) telah bekerja sama dengan beberapa bank di negara lain untuk memudahkan masyarakat Indonesia bertransaksi ketika berpergian. Jika uang mendadak habis saat travelling, bahkan ke luar kota pun, kamu bisa mengunjungi ATM berlogo VISA, MasterCard, Plus, Cirrus, ATM Bersama, dan Prima untuk tarik tunai.  Saat transaksi telah berlangsung, Anda akan menemukan sedikit perbedaan pada mesin ATM. Perbedaan yang paling sering terjadi adalah perbedaan Bahasa.

Ketahui Nilai Kurs saat Menarik Uang

Seperti yang ditahui, nilai tukar mata uang akan terus mengalami perubahan. Jika ingin tarik tunai, perhatikan nilainya pada hari dan waktu setempat supaya Anda tidak menelan kerugian besar apabila nilai kurs asing ternyata sedang naik.  Untuk membayar  belanjaan, lebih baik menggunakan kartu debit atau kartu kredit saja. Sebab, rate kurs yang ditetapkan oleh toko atau butik bukanlah rate yang real time. Jadi, besar kemungkinan Anda malah akan memperoleh keuntungan apabila nilai di toko lebih rendah daripada nilai kurs real time yang ada di mesin ATM.

Cek Batas Maksimum Penarikan Tunai

Setiap bank negara memiliki batas penarikan maksimum, sama seperti yang telah ditetapkan oleh bank di Indonesia. Di luar negeri, batas penarikannya berbeda-beda di tiap negara. Misalnya, di negara-negara Eropa sebesar 500 Euro. Anda bisa tarik tunai lebih dari itu namun juga harus membayar biaya administrasi lagi. Setelah tarik tunai, ceklah kembali sisa saldo yang ada di dalam kartu debit, tapi jangan melalui mesin ATM. Anda bisa cek sisa saldo melalui internet banking untuk menghindari biaya administrasi tambahan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *