5 Cara Menyimpan Uang bagi Generasi 90an

uang-digital
Uang Digital

Zaman sekarang anak-anak sudah diberi tempat yang canggih untuk bisa menabung uang seperti di bank. Berbeda sekali dengan generasi 90-an. Sebagian besar anak-anak 90-an belum terlalu mengenal adanya bank, maka dari itu mereka mempunyai 5 tempat tersendiri dalam menyimpan uang yang unik lho. Berikut ini adalah di antaranya.

1. Di celengan

Menabung di celengan ini sempat booming di era 90-an. Biasanya dengan celengan berbentuk ayam dan kendi yang dibuat dari tanah liat. Namun, seiring berjalannya waktu, celengan ini mulai memiliki variasi yang lebih beraneka ragam.

2. Nabung di sekolah

Tidak hanya menabung uang di rumah, pihak sekolah pun suka melatih murid-muridnya untuk menabung. Menabung di sekolah bisa dilakukan  dengan cara menyetorkan uang kita ke salah satu guru atau wali kelas yang mengkoordinir dan uang tersebut akan dicatat di buku tabungan.

3. Titip ke orang tua

Cara menyimpan uang 90an lainnya adalah dengan menitipkan uang ke orang tua sendiri. Kebanyakan anak-anak lebih suka menitipkannya ke ibu. Teknik menyimpan uang yang satu ini sebenarnya antara aman dan tidak aman.

Amannya karena uang kita akan selalu utuh dipegang orang tua karena jika digunakan sesuatu yang kurang urgent, pasti sudah kena omel. Hasilnya uang kita akan tetap utuh. Namun, nggak amannya karena bisa saja uangnya tidak kembali.

4. Dimasukkan ke amplop untuk disembunyikan di lemari

Cara unik lainnya dalam menyimpan uang adalah dengan memasukkannya ke amplop lalu disembunyikan di lemari. Di mana itu selalu dilakukan agar uang tetap dalam kondisi aman dan tidak ada yang mengambil.

5. Di bawah kasur atau bantal

Menyimpan uang di bawah kasur atau bantal juga sempat booming di eranya. Hal ini dikarenakan sempat ada rumor kalau menaruh uang di bawah bantal atau kasur, maka uang tersebut akan bertambah dengan sendirinya. Namun pada akhirnya hal itu hanyalah sebuah mitos. Jika uang tersebut benar-benar bertambah bisa jadi itu adalah ulah ayah atau ibu kita yang sebenarnya hanya ingin memotivasi anaknya untuk terus menabung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *