Tips Investasi Emas untuk Karyawan dengan Gaji Pas-pasan

uang-digital
Uang Digital

Investasi emas bisa menjadi tabungan Anda untuk masa depan yang jauh lebih menjanjikan. Investasi ini bisa dilakukan oleh siapa saja, baik Anda seorang karyawan dengan gaji besar, karyawan biasa atau bahkan karyawan yang bergaji kecil pun bisa melakukannya.

Pada dasarnya, investasi emas memang lebih menguntungkan apabila dibandingkan dengan bentuk investasi lainnya seperti bangunan atau mata uang dolar AS. Hal ini disebabkan karena emas karena memiliki nilai yang jauh lebih konstan dan emas cenderung mengalami kenaikan nilai di setiap tahunnya.

Sebelum memulainya, ada baiknya Anda membaca tips investasi emas berikut ini !

1. Atur Anggaran Keuangan

Kamu perlu membuat anggaran bulanan sebagai hal mendasar untuk disiplin keuangan kamu. Susunlah secara mendetail mengenai pemasukan, pengeluaran, dan kebutuhan investasi. Semakin detail informasi yang kamu berikan, semakin mudah pula mengatur keuangan bulanan. Diperlukan ketelitian agar bisa mencapai target pengeluaran yang sesuai dengan anggaran yang telah ditetapkan. Cobalah untuk selalu konsisten dengan apa yang telah diterapkan. Niscaya target kamu dalam berinvestasi akan tercapai, dan  masa depan kamu akan jauh lebih menjanjikan.

2. Buat Skala Prioritas

Saat membuat anggaran, selalu terapkan skala prioritas. Susun kebutuhan dan pastikan hal terpenting di urutan paling atas. Hal penting seperti kebutuhan makan dan tempat tinggal harus berada diurutan pertama. Sementara kebutuhan hiburan harus dikurangi supaya kamu bisa berinvestasi dengan jumlah yang lebih banyak di setiap bulannya. Selalu utamakan investasi daripada kebutuhan konsumtif. Investasi akan menjamin kehidupan masa depan Anda, sedangkan kebutuhan konsumtif hanya untuk saat ini saja.

3. Jangan Terlalu Agresif

Investasi tidak harus selalu dalam jumlah yang besar. Kamu bisa memulainya dari angka yang kecil contohnya ketika akan menabung emas. Kamu bisa mulai investasi emas dari Rp6.000-an saja. Seiring dengan berjalannya waktu, coba tambahkan nilai investasi bulanan yang kamu anggarkan. Terlebih bila kamu mengalami kenaikan gaji. Dengan menaikkan jumlah investasi per-bulan, kamu akan mendapatkan keuntungan yang lebih banyak juga. Karena semakin banyak investasi yang kamu miliki, perkembangannya pun lebih cepat pula.

Mau Cepat Punya Rumah? Segera Lakukan 6 Cara Ini

uang-digital
Uang Digital

Rumah merupakan kebutuhan pokok manusia. Selain sebagai tempat tinggal, rumah juga berfungsi sebagai tempat untuk berbagi cerita dan pengalaman bersama anggota keluarga. Keinginan untuk segera punya rumah tentu selalu terbersit di hati setiap orang.

Tetapi harga rumah yang sangat tinggi menyebabkan keinginan ini sering kali tertunda. Sebab kita harus memenuhi terlebih dahulu kebutuhan sehari-hari agar dapat bertahan hidup.

Kalau Anda memang benar-benar ingin cepat punya rumah, berikut beberapa tips yang bisa Anda terapkan.

1. Memilih Rumah Idaman

Sebelum punya rumah, Anda harus mengetahui terlebih dulu bentuk dan model rumah seperti apa yang diinginkan. Apakah itu yang luas, rumah bertingkat, atau rumah berbentuk studio. Mengetahui bentuk rumah akan lebih memudahkan untuk memperkirakan harga yang sebenarnya bisa Anda beli.

Hal lain yang juga tidak kalah pentingnya adalah mengetahui lokasinya. Harga rumah dengan lokasi di pusat kota tentu akan lebih mahal dibandingkan rumah berlokasi di tepi kota. Dalam hal ini, Anda harus bisa bersikap realistis dan melihat kembali budget yang dimiliki.

Jangan terlalu memaksakan diri untuk membeli rumah bertingkat dan terletak di pusat kota apabila budget yang Anda miliki hanya sedikit. Lebih baik beli rumah dengan tampilan yang lebih sederhana, asalkan nyaman untuk ditempati oleh seluruh anggota keluarga.

2. Menetapkan Anggaran

Selanjutnya adalah menetapkan anggaran yang digunakan untuk punya rumah yang telah diidamkan. Caranya bisa dilakukan dengan menghitung jumlah antara penghasilan dan pengeluaran untuk mengetahui sisa gaji yang berhasil Anda raih setiap bulan.

Simpan sisa gaji tersebut ke dalam satu buku rekening tabungan khusus dan jangan gunakan untuk keperluan lain. Apabila jumlah yang terkumpul sudah sesuai dengan jumlah yang diinginkan, Anda bisa menggunakannya untuk membayarkan DP terlebih dahulu sebelum memulai cicilan bulanan.

3. Mengurangi Arus Biaya

Apabila arus biaya rutin, seperti biaya listrik, telepon, air dan biaya bulanan lainnya dirasa terlalu besar, Anda dapat mengurangi porsi biaya per pos pengeluaran agar jauh lebih hemat.

Dalam hal ini, Anda harus mmembuat anggaran pengeluaran baru yang nantinya akan dijadikan sebagai pedoman saat berbelanja pada bulan berikutnya. Dengan cari tersebut, Anda akan lebih cepat menabung untuk punya rumah.

Ini 9 Cara Menghasilkan Uang Tambahan dalam Waktu Cepat

uang-digital
Uang Digital

Jika merasa gaji kurang, tentu Anda ingin menghasilkan uang lebih supaya bisa jajan atau membeli sesuatu yang berada di luar kebutuhan sehari-hari. Termasuk melunasi cicilan Anda sehingga tak lagi dihantui oleh debt collector.

Cara-cara tersebut bisa dibilang cukup mudah untuk dilakukan, namun tidak terlalu bisa diandalkan juga untuk menutupi kebutuhan sehari-hari. Ingat, cara ini hanya berlaku untuk uang tambahan, bukan untuk sumber pendapatan utama.

Berikut cara-cara yang bisa diterapkan :

Jadi mitra transportasi online

Start up transportasi seperti Grab dan Go-Jek menawarkan peluang yang cukup besar untuk menghasilkan uang cepat. Anda hanya membutuhkan catatan mengemudi yang bersih, kendaraan yang layak untuk digunakan, dan mengurus administrasi yang dibutuhka.

Cobalah menjadi mitra transportasi online sebagai sampingan, bisa menghasilkan uang sambil berangkat kerja ataupun selepas bekerja. Bahkan Anda bisa tetap bekerja di akhir pekan.

Jual barang-barang tak terpakai

Mulailah memisahkan barang-barang Anda ke dalam tiga kategori, yakni terpakai, mungkin terpakai, dan tidak akan terpakai lagi. Daripada hanya menumpuk di rumah, lebih baik dijual kembali dan menghasilkan uang. Anda tetap bisa menyimpan barang terpakai dan mungkin terpakai.

Sementara barang yang sudah tidak terpakai lagi bisa dijual saja kembali. Supaya lebih efisien, Anda juga dapat menjualnya secara online di berbagai toko online.

Buat garage sale

Selain secara online, Anda juga bisa menjualnya dengan membuka garage sale di teras rumah Anda. Barang yang dijual bisa berupa pakaian, tas, hingga buku-buku jaman dulu.

Cara ini cukup ampuh untuk menghasilkan uang tambahan secara cepat. Tetapi, pastikan lagi barang yang dijual disajikan dalam kondisi bagus dan layak dipakai kembali. Anda juga bisa promosikan telebih dahulu garage sale Anda melalui media sosial supaya lebih ramai pengunjung.

Jual desain digital atau prakarya

Jika Anda ahli dalam membuat desain digital, cobalah untuk menjualnya di laman tertentu. Anda bisa mencoba menjualnya di CafePress atau laman lainnya dan mendapatkan share profit.

Selain itu, jangan pernah sia-siakan kreativitas Anda dalam membuat barang-barang buatan tangan. Anda bisa memperkenalkan produk buatan tangan tersebut ke luar dan menjualnya di berbagai toko online. Jika memang berkualitas, orang-orang pasti tertarik untuk membelinya.

Tips Berinvestasi Kecil untuk Penghasilan Kecil

uang-digital
Uang Digital

Tidak sedikit orang yang mengira berinvestasi selalu membutuhkan dana yang besar. Padahal, bisa juga dimulai dengan berinvestasi kecil. 

Anda bisa mulai berinvestasi dari Rp10.000 setiap bulan, misalnya saja dengan tabungan emas di pegadaian. 

Kunci membangun kekayaan yang sesungguhnya adalah mengembangkan kebiasaan baik, dengan menyisihkan uang secara teratur di setiap hari, minggu, dan bulan.

Hasil investasi tentunya tidak bisa dilihat dalam jangka waktu satu atau dua bulan saja namun jangka panjang.

Berikut ini cara berinvestasi kecil yang bisa dimulai dari sekarang :

1.Menabung Uang Receh

Jangan pernah menyepelekan uang receh. Kebiasaan menabung dapat dimulai dari uang receh. Siapkan satu toples kosong dan masukan uang kecil bernominal Rp500 atau Rp1.000 ke dalam toples secara rutin.


Metode alternatif lain yang bisa dicoba adalah dengan berkomitmen menabung dengan nominal tertentu setiap bulan. 

Cobalah untuk memulai dengan nominal Rp5.000 per hari. Setelah kurang lebih satu bulan, setorkan ke tabungan emas pegadaian atau tabungan khusus investasi di bank. 

Setelah itu naikkan nominalnya menjadi Rp7.000, Rp10.000, dan selanjutnya. Hal tersebut membuktikan bahwa berinvestasi kecil sangat mungkin untuk dilakukan.

2. Buka Tabungan Rencana atau Berjangka

Ini adalah salah satu trik jitu, untuk mereka yang sulit berinvestasi kecil. Tabungan rencana atau tabungan berjangka adalah salah satu program yang disediakan oleh hamper setiap bank.

Saldo rekening akan otomatis dipotong setiap bulannya, sesuai nominal yang telah disepakati dan dalam jangka waktu tertentu. 

Contohnya saldo dipotong otomatis atau auto debit Rp100.000 per bulan selama satu tahun. 

Setelah melewati satu tahun tabungan tersebut bisa dialihkan menjadi investasi lainnya seperti emas atau saham. Tujuan investasi bisa digunakan untuk persiapan menikah, tabungan pendidikan anak, dan kebutuhan lain-lain.

3. Persiapkan Dana Pensiun

Meski masih pertama kali bekerja, tidak ada salahnya jika mulai mempersiapkan dana pensiun. Apalagi bagi mereka yang bekerja di kantor swasta.

Caranya cukup mudah, cobalah untuk berkomitmen menyisihkan 1-5 persen dari gaji untuk dana persiapan pensiun. 

Nominalnya bisa disesuaikan seiring berjalannya waktu. Jika ada kenaikan gaji, maka persentase dana pensiun juga harus bertambah. 

Simpanlah dana tersebut ke rekening khusus investasi, baik rekening saham atau rekening tabungan emas. Bisa juga disimpan di rekening khusus yang bisa juga dipindah ke rekening investasi setelah beberapa waktu. Berinvestasi kecil untuk masa depan sangat penting bagi kehidupan setelah pensiun.

Kerja Rumahan ? Berikut 4 Tips Agar Tetap Produktif

uang-digital
Uang Digital

Teknologi yang berkembang pesat seperti saat ini memungkinkan setiap orang bisa bekerja dari mana saja, termasuk kerja rumahan. Perubahan ini memang membawa perubahan dalam tatanan kehidupan.

Anda tidak perlu lagi ke kantor untuk bekerja dan berurusan dengan berbagai peraturan. Agar tetap produktif, Anda bisa terapkan tips berikut.

1. Pastikan Peralatan Teknologi Tersedia

Salah satu cara yang bisa Anda terapkan meskipun kerja rumahan adalah dengan memiliki fasilitas lengkap, yang bisa mendukung pekerjaan Anda. Biasanya, orang yang bekerja dari rumah membutuhkan komputer atau laptop dan beberapa alat lain yang memungkinkan Anda tetap bisa berkomunikasi dengan klien. Serta yang terpenting koneksi Internet.

2. Bangun Mood Kerja

Anda juga harus membangun minat kerja agar tak dilanda rasa bosan. Tidak bisa dipungkiri, kerja rumahan memang sering kali menimbulkan rasa bosan. Karena dengan bekerja di rumah Anda jadi sangat jarang bertemu dengan rekan kerja seprofesi sehingga kesempatan untuk berkehidupan sosial pun jadi sangat minim. Jika tidak kuat mental, hal ini bisa menimbulkan stress dan ujung-ujungnya Anda jadi tidak memiliki ide-ide cemerlang dalam bekerja.

Nah, supaya bisa terhindar dari hal itu, sebaiknya Anda membangun mood kerja agar lebih baik, misalnya dengan menempelkan foto untuk dipajang atau lukisan di dinding. Cara ini bisa merangsang Anda dalam memancing ide. Bisa juga dengan hiasan lain seperti meletakkan pot bunga di dalam ruangan kerja atau dengan bekerja sambil mendengarkan musik kesukaan.

3. Bekerja dengan Disiplin

Baik itu kerja kantoran ataupun kerja rumahan, Anda harus bisa pastikan bahwa pekerjaan yang Anda lakukan selalu diiringi dengan kedisiplinan. Hal ini sangat penting untuk diperhatikan agar Anda bisa menyelesaikan semua pekerjaan tepat waktu. Maka dari itu, aturlah waktu Anda bekerja dengan sebaik mungkin dan selalu pasang target.

4. Perluas Koneksi

Meski kerja rumahan, Anda juga harus tetap rajin berkomunikasi dengan orang lain. Anda bisa menjalin relasi dan koneksi dengan banyak orang untuk lebih mudah dalam mendapatkan proyek baru. Memperluas koneksi juga bisa sangat membantu Anda dalam menyelesaikan masalah apabila terjadi suatu hal yang sangat buruk, yang juga berhubungan dengan pekerjaan.

5 Cara Menyimpan Uang bagi Generasi 90an

uang-digital
Uang Digital

Zaman sekarang anak-anak sudah diberi tempat yang canggih untuk bisa menabung uang seperti di bank. Berbeda sekali dengan generasi 90-an. Sebagian besar anak-anak 90-an belum terlalu mengenal adanya bank, maka dari itu mereka mempunyai 5 tempat tersendiri dalam menyimpan uang yang unik lho. Berikut ini adalah di antaranya.

1. Di celengan

Menabung di celengan ini sempat booming di era 90-an. Biasanya dengan celengan berbentuk ayam dan kendi yang dibuat dari tanah liat. Namun, seiring berjalannya waktu, celengan ini mulai memiliki variasi yang lebih beraneka ragam.

2. Nabung di sekolah

Tidak hanya menabung uang di rumah, pihak sekolah pun suka melatih murid-muridnya untuk menabung. Menabung di sekolah bisa dilakukan  dengan cara menyetorkan uang kita ke salah satu guru atau wali kelas yang mengkoordinir dan uang tersebut akan dicatat di buku tabungan.

3. Titip ke orang tua

Cara menyimpan uang 90an lainnya adalah dengan menitipkan uang ke orang tua sendiri. Kebanyakan anak-anak lebih suka menitipkannya ke ibu. Teknik menyimpan uang yang satu ini sebenarnya antara aman dan tidak aman.

Amannya karena uang kita akan selalu utuh dipegang orang tua karena jika digunakan sesuatu yang kurang urgent, pasti sudah kena omel. Hasilnya uang kita akan tetap utuh. Namun, nggak amannya karena bisa saja uangnya tidak kembali.

4. Dimasukkan ke amplop untuk disembunyikan di lemari

Cara unik lainnya dalam menyimpan uang adalah dengan memasukkannya ke amplop lalu disembunyikan di lemari. Di mana itu selalu dilakukan agar uang tetap dalam kondisi aman dan tidak ada yang mengambil.

5. Di bawah kasur atau bantal

Menyimpan uang di bawah kasur atau bantal juga sempat booming di eranya. Hal ini dikarenakan sempat ada rumor kalau menaruh uang di bawah bantal atau kasur, maka uang tersebut akan bertambah dengan sendirinya. Namun pada akhirnya hal itu hanyalah sebuah mitos. Jika uang tersebut benar-benar bertambah bisa jadi itu adalah ulah ayah atau ibu kita yang sebenarnya hanya ingin memotivasi anaknya untuk terus menabung.

4 Tips Investasi Properti Agar Tak Gampang Tertipu

uang-digital
Uang Digital

Para milenial kini mulai melirik potensi yang dimiliki oleh investasi properti. Pasalnya, keuntungan yang didapat semakin lama semakin menggiurkan.

Namun, banyak juga para milenial yang terjebak dalam investasi bodong dengan dalih ingin mendapatkan untung besar dengan modal kecil. Siapa yang tidak tergiur ? Hal ini tentu bisa menjebak para millennials yang sedang benar-benar bersemangat.

Berikut beberapa tips yang dapat dijadikan pedoman bagi para milenial untuk memulai investasi properti :

1. Jangan Mudah Tergiur Tawaran Tak Masuk Akal

Jangan sampai kalian mudah tergiur dengan tawaran yang tidak masuk akal seperti modal sedikit dengan untung beribu-ribu kali lipat ya.

Bisa jadi ini salah satu cara yang dilakukan oleh para pelaku penipuan investasi dengan menjanjikan keuntungan besar untuk milenial. Selalu gunakan logikamu dan pahami keuntungan wajar yang didapatkan dari suatu investasi di bidang properti.

2. Cek Legalitas dan Reputasi Pengelola Investasi

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi di salah satu pengembang properti, ada baiknya kamu melakukan riset terlebih dahulu terhadap legalitas dan reputasi perusahaan tersebut. Pastikan semuanya dalam keadaan baik.

Dengan demikian, kamu bisa mengurangi potensi kerugian atau terjebak di pengembang properti yang salah.

3.Perhatikan Konsep yang Ditawarkan

Setiap pengelola investasi memiliki konsep dan cara tersendiri dalam menjalankan bisnis mereka. Kamu harus teliti dalam memahami konsep investasi yang ditawarkan oleh pengelola itu sebelum benar-benar bergabung.

Ada baiknya kamu mencari tahu lebih jauh mengenai modal yang dikeluarkan hingga keuntungan yang bisa kamu dapatkan.

Perhatikan juga cara mereka menyampaikan, kamu juga dapat mengetahui apakah investasi properti yang ditawarkan memang benar adanya atau hanya akan mengelabuimu.

4. Kenali Sumber Informasi

Sebelum memutuskan untuk melakukan investasi, kenali lebih dulu sumber informasinya. Jangan sampai kamu terlalu gampang percaya pada suatu investasi properti jika kamu tak mengenali orang yang menawarkan informasi itu.

Saat ini, ada banyak sekali investasi bodong yang bergentayangan. Jadi, pastikan mencari tahu terlebih dahulu sepak terjangnya. Hal ini dilakukan untuk mengurangi potensi terjebak dalam investasi properti yang salah.