Pengin Punya Duit Rp 1 Miliar? Gini Cara Menabung Praktis

uang-online
Uang Online

Menabung praktisnya itu sebenarnya banyak kok caranya. Tapi yang terpenting itu ya gak menyusahkan aja. Maksudnya gak bikin kamu keki sendiri karena dipaksa buat menabung.

Misalnya, gaji kamu sebesar Rp 5 juta. Gak mungkin kan kamu nabung Rp 3 juta setiap bulannya. Kamu juga harus memikirkan, biaya buat kebutuhan sehari-hari. Jadi, intinya menabung itu sah-sah aja asal gak bikin kamu susah sendiri.

Berikut empat tips menabung praktis untuk kamu yang ingin punya duit Rp 1 miliar. Ini beberapa cara yang udah dirangkum

1. Memiliki rekening lebih dari satu

Cara pertama menabung praktis yang perlu dilakukan agar tujuanmu memiliki uang Rp 1 miliar dalam jangka waktu tertentu dapat tercapai adalah memulainya dengan membuat rekening terpisah.

Jadi, rekening buat kebutuhanmu mesti dipisahkan dengan rekening tabungan. Masalahnya, kalau tidak dipisah maka kamu bakal sulit untuk mengontrol pengeluaranmu.

Maksudnya di sini adalah kamu akan merasa ada uang lebih di rekening dan percaya atau gak ternyata hal tersebut dapat menciptakan keinginan buat menghabiskannya lho.

2. Konsisten

Setelah kamu memiliki rekening lebih dari satu, kamu juga harus konsisten buat menabung praktis setiap bulan dan kalau bisa tentukan berapa jumlah uang yang harus ditabung.

Namun, sebelum menentukan berapa jumlah uang yang harus kamu tabung perlu menghitungnya terlebih dahulu dan pastikan gak membuatmu tercekik.

Nah, kalau kamu tipikal orang yang sulit konsisten menabung. Kamu bisa memanfaatkan fasilitas autodebet yang biasanya ditawarkan oleh bank.

Dengan begitu, mau gak mau uangmu setiap bulan akan ditarik otomatis oleh bank sesuai dengan jumlah dan waktu yang udah ditentukan, salah satunya adalah produk tabungan berjangka.

3. Sisihkan dana tabungan di awal

Cara menabung praktis selanjutnya adalah dengan menyisihkan dana di awal. Sisihkan setidaknya 20 persen dari penghasilan bulananmu.

Jika penghasilanmu sebesar 10 juta rupiah per bulan, maka dana yang harus kamu tabung sebesar 2 juta rupiah. Namun, jika jumlah tersebut dinilai terlalu berat, kamu bisa menyesuaikannya persentase tersebut. Kamu bisa memulai dengan jumlah terkecil yaitu 10 persen dari total penghasilan.

Tujuannya adalah agar kamu dapat memanfaatkan sisa uangmu dengan bijak. Jadi, tabungan kamu tidak akan diganggu gugat.

3 Langkah Mudah Menabung Saham bagi Pemula

uang-online
Uang Online

Kini menabung saham sudah bisa dilakukan oleh semua kalangan. Kamu gak perlu tajir-tajir banget kok buat bisa menjadi investor di perusahaan top. Tapi pasti banyak deh yang gak tahu bagaimana cara menabung saham apalagi buat kamu yang masih pemula dalam hal investasi saham. Nah berikut ini tahapan yang harus kamu lakukan sebelum menjadi investor seutuhnya.

1. Membuka rekening

Sama saja kaya menabung di bank-bank konvensional, kamu juga perlu membuka rekening saham terlebih dahulu untuk bisa mulai bertransaksi. Tapi, untuk membuat rekening ini kamu harus melalui perusahaan-perusahaan sekuritas atau broker.

Di Indonesia sendiri sudah banyak perusahaan yang terpercaya dan bisa kamu jadikan pilihan untuk membuat rekening. Menemukan mereka juga sangat gampang kok, biasanya sih bank-bank ternama juga memiliki anak perusahaan sekuritas, misalnya seperti BNI Sekuritas, Mandiri Sekuritas dan perusahaan lainnya seperti Mirae Asset Sekuritas, Indo Premier Sekuritas dan masih banyak lagi. Tapi perlu diingat kembali, pastikan kamu memilih perusahaan yang terpercaya dan terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Oh iya, kamu gak perlu repot-repot datang ke kantor mereka, karena pembukaan rekening sudah bisa dilakukan secara online. Jangan lupa mempersiapkan dokumen-dokumen penting yang dibutuhkan untuk menabung saham.

2. Top up dana ke rekening saham untuk mendapatkan akses ke aplikasi jual beli

Membuka rekening saja gak cukup buat melakukan transaksi jual beli saham. Cara menabung saham selanjutnya yaitu melakukan top up dana ke rekening yang telah kamu buat. Tujuannya ya tentu untuk mendukung proses pembelian saham. Dana yang diisi ke rekening tersebut akan dipergunakan untuk membeli saham di bursa efek.

Setelah mengisi rekening dengan sejumlah uang, kamu akan diberikan ID sebagai akses ke aplikasi jual beli saham di perangkat pintarmu.

3. Unduh aplikasi pembelian saham

Setelah mendapatkan askes, tinggal kamu unduh aplikasi yang dimiliki oleh perusahaan sekuritas tempatmu membuat rekening untuk menabung saham. Biasanya aplikasi bisa digunakan di ponsel pintar atau komputer, tergantung selera kamu mau melakukan transaksi lewat mana. Lebih praktis sih lewat ponsel pintar, karena pergerakan saham bisa dipantau setiap saat dan di mana pun dengan praktis.

Masih Pemula ? Inilah 3 Jenis Investasi yang Menguntungkan

uang-online
Uang Online

Beberapa orang kurang menyadari pentingnya investasi sejak dini. Beberapa anak muda lebih suka menggunakan uangnya untuk bersenang-senang bersama teman-teman. Selain itu, banyak juga anak muda yang menganggap bahwa investasi itu identik untuk orang yang dewasa.

Buat kamu yang masih kebingungan memilih jenis investasi dengan tepat, berikut beberapa jenis investasi untuk pemula yang menguntungkan.

Reksadana

Untuk kamu yang punya modal tidak terlalu besar, reksadana bisa menjadi salah satu pilihan yang tepat untuk berinvestasi. Bahkan, hanya bermodal Rp 100 ribu saja kamu sudah bisa melakukan investasi. Menariknya, tingkat pengembaliannya pun bisa mencapai 20 persen.

Bahkan saat berinvestasi kamu juga bisa dibantu dengan manajer investasi. Kamu juga dapat memilih sendiri manajer investasi yang terpercaya dan produk yang relatif aman, lalu menyimpan uang kamu di sana.

Emas

Jenis investasi yang sangat cocok untuk pemula salah satunya adalah investasi emas. Harga emas yang cenderung terus meningkat sehingga investasi itu dinilai cukup menguntungkan. Saat menentukan harga emas, pihaknya mengacu pada dua hal yaitu harga emas di pasar internasional dan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Tentu ini menjadi investasi mudah serta menguntungkan di masa depan nantinya.

Selain itu, investasi emas juga sangat cocok untuk kamu yang memiliki keuangan terbatas. Kamu bahkan bisa membeli emas dalam bentuk koin atau batangan seberat 5 hingga 25 gram sesuai kondisi keuangan. Belilah emas di tempat terpercaya misalnya di lembaga yang dipercayakan pemerintah untuk mengurangi risiko penipuan.

Properti

Tak dapat dihindari, bahwa harga properti terus mengalami kenaikan setiap tahunnya. Properti bisa menjadi jenis investasi menguntungkan. Investasi berbentuk properti juga akan sangat menguntungkan saat nanti masa pensiun. Salah satu jenis investasi properti yang paling banyak dilakukan dengan menyewakan properti.

Dengan menyewakan, kamu bisa menghasilkan pendapatan yang cukup stabil walaupun akan terkena biaya-biaya perawatan. Kamu bisa menyewakan rumah, apartemen, kios, dan lainnya hingga menjadi sebuah investasi yang menguntungkan.

Meskipun, investasi ini tidak dapat memberikan kekayaan dengan instan. Tetapi akan menjadi salah satu tabungan yang cukup besar pada masa depan nantinya. Tetapi sebelum melakukan investasi ini, banyak hal yang perlu diperhatikan karena memiliki resiko yang cukup tinggi. Sebaiknya pelajari dulu lebih lanjut ataupun bertanya kepada yang ahli tentang investasi ini.

4 Penyimpanan Dana Aman Untuk Kebutuhan Darurat

uang-online
Uang Online

Banyak orang yang lalai dalam penyimpanan dana untuk hal darurat dari perencanaan keuangannya. Padahal, seharusnya ini sangat penting dan masuk dalam prioritas. 

Secara umum, setiap keluarga sebaiknya punya saldo dana kebutuhan darurat sebesar minimal 3 kali pengeluaran rutin bulanan. Berhubung kebutuhan akan hal darurat berbeda-beda bagi setiap keluarga, maka Anda sebaiknya mengetahui kebutuhan ideal berdasarkan kondisi kehidupan saat ini.

Ada beberapa jenis aset yang dapat digunakan sebagai sarana untuk menyimpan dana untuk kebutuhan darurat. Berikut ini adalah urutan yang ideal untuk beberapa penyimpanan dana tersebut.

1. Tabungan

Produk tabungan biasa sangat ideal untuk penyimpanan dana yang dikhusukan untuk hal darurat karena sangat likuid dan nilainya tidak berfluktuasi. Rendahnya suku bunga bukan menjadi hambatan, karena yang diutamakan adalah akses terhadap dana tunai. Namun, pahami juga agar jumlah dana di tabungan sebaiknya tidak melebihi kebutuhan 3 kali pengeluaran rutin bulanan.

2. Reksa dana pasar uang

Setelah saldo tabungan cukup, sarana penyimpanan dana kedua yang sangat ideal adalah reksadana pasar uang. Jenis reksa dana ini cukup aman, karena tidak fluktuatif dalam nilai. Sedangkan, secara likuiditas, reksadana pasar uang sangat mudah untuk dijual kembali.

3. Emas

Apabila jumlah dana masih berlebih, maka setelah, emas adalah sarana penyimpanan dana yang cukup ideal untuk menempatkan uang darurat. Emas dalam hal ini disarankan berbentuk logam mulia alias emas batangan. Tujuan penggunaan emas sebagai uang darurat didukung oleh kemampuan emas untuk bertahan sejalan dengan tingkat kenaikan harga alias inflasi. Selain itu, emas juga tergolong cukup likuid apalagi yang berbentuk emas batangan.

4. Deposito

Setelah tabungan dan emas, maka berikutnya adalah deposito yang dapat digunakan sebagai tempat menyimpan dana darurat. Hasil keuntungan setiap bulan dari deposito sebaiknya tidak digunakan untuk konsumsi, melainkan digunakan untuk menambah porsi dana darurat atau dapat juga digunakan untuk investasi di produk keuangan lain.

Apabila deposito dipilih sebagai sarana menyimpan dana darurat, maka Anda sebaiknya memilih tenor 1 bulan yang diperpanjang secara otomatis.

4 Keuntungan Pembayaran Otomatis yang memudahkan Anda

uang-online
Uang Online

Seiring dengan berkembangnya zaman, masyarakat kini lebih memilih segala sesuatunya untuk bisa dilakukan dengan mudah dan praktis. Bahkan, sistem pembayaran pun sekarang dapat dilakukan dengan otomatis tanpa harus menyulitkan atau terganggu karena lupa.

Sehingga tidak heran jika otomatisasi menjadi salah satu alternatif yang membuat pembayaran tagihan-tagihan menjadi lebih mudah. Berikut ini adalah keuntungan pembayaran otomatis yang bisa Anda manfaatkan :

1. Memudahkan untuk Mencapai Tujuan Anda

Salah satu manfaat dari sistem pembayaran otomatis ini adalah memudahkan untuk mengikuti tujuan keuangan Anda. Kenyamanan dan kemudahan menjadi keunggulan tersendiri dalam sistem auto-pay ini.

Membayar tagihan-tagihan biasanya menjadi hal yang paling sering terlupakan oleh sebagian orang. Namun dengan adanya pembayaran otomatis, maka pembayaran tersebut dapat didebit otomatis pada tanggal tempo yang ditentukan.

Dan yang paling penting adalah sistem ini membantu Anda dalam memudahkan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Adanya sistem auto-pay membuat pengeluaran utama dapat diprioritaskan terlebih dahulu. Anda bisa lebih konsisten merencanakan keuangan serta tanggungjawab.

2. Mengeliminasi Penggunaan Banyak Dokumen

Pembayaran otomatis tentunya akan membuat penggunaan dokumen-dokumen menjadi berkurang. Hal ini disebabkan tagihan-tagihan dalam bentuk surat yang berdatangan juga semakin berkurang.

Penggunaan sistem auto-pay tentunya akan lebih mempertimbangkan penggunaan kertas elektronik. Cara ini cukup efektif bagi Anda yang sibuk, sering bepergian dan sangat jarang di rumah. Sehingga Anda dapat memastikan semua tagihan terbayar melalui surat elektronik.

3. Dapat Menghemat Pengeluaran

Pembayaran secara otomatis juga dapat menghemat pengeluaran. Bagaimana bisa? Sebab cara ini akan membuat Anda tidak perlu repot-repot membeli perangko dan lainnya. Anda juga terhindar dari risiko keterlambatan yang mana dapat mengharuskan membayar berbagai denda-denda yang muncul.

4. Membantu Riwayat Kartu Kredit Tetap Baik

Riwayat kartu kredit baik adalah yang sehat. Hal ini dapat memberikan kontribusi terbesar pada point Anda di bank penerbit. Kondisi kartu kredit yang sehat adalah apabila Anda dapat membayar segala tagihan tepat waktu. Sehingga dengan adanya pembayaran otomatis ini akan memastikan Anda untuk tidak melewatkan tanggal jatuh tempo yang telah ditentukan.

Lupa Nomor Rekening? Inilah 3 Cara Mengetahuinya

uang-online
Uang Online

Pernahkah dimintai nomor rekening alias norek bank? Syukur kalau ingat nomornya, bagaimana kalau ternyata lupa? Terpaksa, cara yang paling sering dilakukan adalah membuka lagi buku tabungan untuk menuliskan nomor rekening. Tapi tentu saja transaksi harus tertunda sementara waktu atau tidak bisa secepat yang diharapkan sebagai konsekuensinya.

Karena nomor tersebut cukup penting dalam sebuah transaksi keuangan, ada sejumlah cara yang dapat membantu Anda untuk mengetahuinya. Bagaimana caranya? Berikut ini ulasannya.

1. Cari Tahu di Buku Tabungan

Cara yang satu ini barangkali sudah banyak yang mengetahuinya. Selain menyimpan catatan saldo, uang yang terdebit, dan terkredit, juga menyimpan beberapa informasi lain. Salah satunya adalah nomor rekening yang letaknya bisa ditemukan di balik covernya. Nah, bagi Anda yang kebetulan membawanya, segera buka buku tabungan Anda dan perhatikan informasi yang tercantum di balik cover. Anda akan menemukan nomor yang Anda cari.

2. Cek di Mesin ATM

Fungsi ATM yang telah banyak diketahui banyak orang adalah memberi layanan penarikan uang tunai. Cukup masukkan kartu ATM, lalu input nomor PIN (Personal Identification Number)  Anda dan memilih nominal yang ingin ditarik. Maka uang tunai akan keluar dari mesin yang jumlahnya sesuai dengan yang Anda pilih. Di samping itu, ATM mempunyai banyak fungsi lainnya. Mulai dari pengecekan saldo, transfer uang, pembayaran tagihan, pembelian pulsa, sampai setor tunai.

Ternyata ada satu fungsi yang belum banyak orang tahu dari ATM, yaitu bisa digunakan untuk mengecek nomor rekening. Bagaimana caranya? Saat memakai mesin ATM, tersedia beberapa menu yang dapat membantu Anda dalam menggunakan mesin ATM. Bagi nasabah Bank BRI dan BNI, cari dan pilihlah menu Mutasi Rekening, maka nomor tabungan akan ditampilkan berikut histori transaksi keuangan terakhir. Jangan lupa catat norek Anda dengan teliti.

3. Temukan di Internet Banking

Sekarang zamannya serba online. Ponsel pintar, netbook, atau gadget lain terhubung dengan internet. Perbankan pun telah menghadirkan layanan internet banking untuk mempermudah nasabah dalam melakukan transaksi keuangan secara online, kapanpun dan di manapun. Bagi Anda yang lupa nomor rekening, Anda bisa mencari tahu lewat internet banking.

4 Mitos Investasi Ini Tidak Boleh Kamu Percaya

uang-online
Uang Online

Trend melakukan investasi sedang booming akhir-akhir ini. Bagi yang belum dan hanya tertarik, pasti sudah coba cari-cari informasinya di internet. Bagaimana cara melakukan investasi dan berapa keuntungan yang bisa didapatkan selama setahun atau sebulan. Beberapa mistos investasi dapat membuat Anda takut untuk memulainya. Padahal belum tentu mitos investasi itu benar. Lalu, apa saja mitos-mitos tersebut? Simak ulasan berikut.

1. Investasi sangat Berisiko

Banyak orang yang bilang bahwa investasi memiliki risiko yang sangat tinggi. Kemungkinan untuk mendapatkan keuntungan berlimpah hanya isapan jempol belaka. Padahal, hal tersebut hanyalah mitos investasi. Risiko dalam investasi beragam sesuai dengan produknya. Investasi menggunakan asas high risk high taker. Semakin banyak keuntungannya, semakin besar risikonya.

Contohnya, jenis investasi dengan risiko tinggi adalah saham, tapi keuntungan yang ditawarkan juga besar. Sedangkan jika Anda mau aman dan risikonya rendah, cobalah jenis investasi reksadana. Namun keuntungan reksa dana tidak akan setinggi investasi saham.

2. Semua Uang akan Habis

Ada yang bilang kalau investasi, semua uang yang dimiliki bisa lenyap semuanya. Ini sama sekali tidak benar. Hal tersebut merupakan mitos investasi. Uang yang diinvestasikan tidak akan benar-benar habis, yang ada meningkat. Kecuali, apabila Anda menggunakan produk investasi bodong yang menipu. Maka dari itu, periksalah terlebih dulu produk investasi yang akan digunakan. Jangan sampai terjerumus ke investasi bodong.

3. Prosedur Investasi Terlalu Rumit

Sebelum memulai, mana mungkin tahu caranya. Mungkin kutipan tersebut cocok untuk membantah mitos investasi itu sangat sulit dan ribet dilakukan. Hal yang mungkin bisa Anda lakukan adalah dengan membuktikannya sendiri. Cobalah memulai investasi. Hal ini dikarenakan cara melakukan investasi tidak sesulit yang dipikirkan. Cobalah tanya orang yang sudah memulai investasi terlebih dahulu. Selain itu, sekarang banyak juga produk investasi yang bisa dilakukan secara online.

4. Terlalu Makan Banyak Waktu

Ada juga mitos investasi yang mengatakan akan memakan banyak waktu. Keuntungan investasi datang dalam waktu yang sangat lama. Hal ini bisa saja terjadi apabila Anda hanya menginvxestasikan sedikit dari uang. Misalnya, investasi hanya Rp100.000 dalam reksa dana. Untuk mendapatkan keuntungan hingga Rp1 juta tentunya memakan waktu yang sangat lama. Oleh sebab itu, banyaknya keuntungan juga ditentukan oleh banyaknya uang yang diinvestasikan. Makin banyak yang diinvestasikan, makin banyak keuntungannya. Jangan tertipu lagi dengan mitos investasi ini.