Tips Berinvestasi Kecil untuk Penghasilan Kecil

uang-digital
Uang Digital

Tidak sedikit orang yang mengira berinvestasi selalu membutuhkan dana yang besar. Padahal, bisa juga dimulai dengan berinvestasi kecil. 

Anda bisa mulai berinvestasi dari Rp10.000 setiap bulan, misalnya saja dengan tabungan emas di pegadaian. 

Kunci membangun kekayaan yang sesungguhnya adalah mengembangkan kebiasaan baik, dengan menyisihkan uang secara teratur di setiap hari, minggu, dan bulan.

Hasil investasi tentunya tidak bisa dilihat dalam jangka waktu satu atau dua bulan saja namun jangka panjang.

Berikut ini cara berinvestasi kecil yang bisa dimulai dari sekarang :

1.Menabung Uang Receh

Jangan pernah menyepelekan uang receh. Kebiasaan menabung dapat dimulai dari uang receh. Siapkan satu toples kosong dan masukan uang kecil bernominal Rp500 atau Rp1.000 ke dalam toples secara rutin.


Metode alternatif lain yang bisa dicoba adalah dengan berkomitmen menabung dengan nominal tertentu setiap bulan. 

Cobalah untuk memulai dengan nominal Rp5.000 per hari. Setelah kurang lebih satu bulan, setorkan ke tabungan emas pegadaian atau tabungan khusus investasi di bank. 

Setelah itu naikkan nominalnya menjadi Rp7.000, Rp10.000, dan selanjutnya. Hal tersebut membuktikan bahwa berinvestasi kecil sangat mungkin untuk dilakukan.

2. Buka Tabungan Rencana atau Berjangka

Ini adalah salah satu trik jitu, untuk mereka yang sulit berinvestasi kecil. Tabungan rencana atau tabungan berjangka adalah salah satu program yang disediakan oleh hamper setiap bank.

Saldo rekening akan otomatis dipotong setiap bulannya, sesuai nominal yang telah disepakati dan dalam jangka waktu tertentu. 

Contohnya saldo dipotong otomatis atau auto debit Rp100.000 per bulan selama satu tahun. 

Setelah melewati satu tahun tabungan tersebut bisa dialihkan menjadi investasi lainnya seperti emas atau saham. Tujuan investasi bisa digunakan untuk persiapan menikah, tabungan pendidikan anak, dan kebutuhan lain-lain.

3. Persiapkan Dana Pensiun

Meski masih pertama kali bekerja, tidak ada salahnya jika mulai mempersiapkan dana pensiun. Apalagi bagi mereka yang bekerja di kantor swasta.

Caranya cukup mudah, cobalah untuk berkomitmen menyisihkan 1-5 persen dari gaji untuk dana persiapan pensiun. 

Nominalnya bisa disesuaikan seiring berjalannya waktu. Jika ada kenaikan gaji, maka persentase dana pensiun juga harus bertambah. 

Simpanlah dana tersebut ke rekening khusus investasi, baik rekening saham atau rekening tabungan emas. Bisa juga disimpan di rekening khusus yang bisa juga dipindah ke rekening investasi setelah beberapa waktu. Berinvestasi kecil untuk masa depan sangat penting bagi kehidupan setelah pensiun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *