Tips Menghasilkan Uang di Pasar Modal

kirim-uang
Kirim Uang

Banyak sekali trader maupun investor yang masih pemula memiliki ekspektasi besar di dalam trading. Mereka berharap untuk dapat melipatgandakan modal dan mendapatkan keuntungan luar biasa dalam waktu yang singkat.

Ada beberapa hal yang perlu diketahui pelaku trader jika ingin menghasilkan uang di pasar modal. Lalu apa saja yang perlu Anda ketahui agar Anda bisa make money di pasar saham?

Hindari “Averaging Down”

Pernah kah Anda membeli sebuah saham lalu kemudian harganya turun dari harga beli Anda ? Selanjutnya Anda melakukan pembelian kembali di bawah dengan anggapan harganya sudah murah? Jika hal tersebut pernah terjadi, maka Anda telah melakukan averaging down.

Perlu diketahui, ketika harga bergerak berlawanan dengan hasil analisis Anda, bisa jadi Anda telah melakukan suatu kesalahan dalam analisis Anda. Bisa jadi juga Anda melewatkan sesuatu sehingga harga berbalik arah dan berlawanan dengan hasil analisis Anda.

Maka dari itu akan sangat berbahaya sekali jika Anda sebagai pelaku pasar modal melakukan hal tersebut. Terlebih jika harga terus turun dan Anda tidak tahu kapan harga saham berhenti turun.

Disiplin dan Jangan Takut Cut Loss

Investor maupun trader pasar modal juga harus tahu kapan harus menjual sahamnya ketika harga turun di bawah harga beli atau modal mereka. Kebanyakan dari mereka bukannya membatasi kerugian ketika harga turun di bawah harga beli, mereka malah membeli lagi saham tersebut dengan melakukan averaging down.

Hal tersebut sangat berbahaya karena kerugian atau risiko yang seharusnya dapat Anda batasi, malah menjadi semakin besar dan memakan modal yang Anda miliki.

Start Small

Hal terakhir yang tidak kalah penting dan sering diabaikan oleh banyak trader pasar modal adalah porsi trading dari modal Anda. Berapa banyak dana yang perlu Anda mainkan? Apakah sebesar 10 sampai 20 persen? Atau bahkan 50 hingga 80 persen dari modal?

Ketika pertama kali masuk di market atau mengambil posisi di market, mulailah dengan dengan dana yang kecil terlebih dahulu. Bisa 10 persen atau 20 persen dari modal. Jangan sekali – sekali menambah porsi trading Anda, kecuali Anda sudah benar-benar bisa konsisten menghasilkan keuntungan dengan dari pasar modal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *